Hakikat Manusia Menurut Islam
Manusia pertama di jagat raya ini yang dikenal orang dengan nama Adam tidaklah dilahirkan dari kandungan seorang ibu, tetapi diciptakan oleh Tuhan Sang pencipta Langit dan Bumi. Adam diciptakan dari tanah liat yang diberi bentuk kemudian ditiupkan ruh hingga jadilah makhluk yang lain yaitu manusia.
Darimana kita tahu sejarah penciptaan manusia pertama tersebut?
Tiga
agama besar di dunia ini yaitu Islam, Kristen, dan Yahudi memiliki
kitab suci yang menerangkan masalah ini. Lalu, buku jenis apakah kitab
suci itu dan siapakah pengarangnya?.Hal ini bisa diterangkan menurut apa yang tertulis di dalam Qur’an. Ketika Adam berhasil dibujuk oleh Iblis hingga melanggar aturan Tuhan, maka Adam, Hawa dan Iblis diperintahkan untuk keluar dari surga,
Keluarlah
kalian semua dari surga itu,….kelak ketika datang petunjukKu kepada
kalian, maka barangsiapa yang mengikuti petunjukKu itu, maka tidak ada
kekhawatiran atas mereka dan tidak pula mereka bersedih hati.
Adapun
orang orang yang kafir (menolak / tidak mau mengikuti petunjuk Ku) dan
orang orang yang mendustakan ayat ayat Ku mereka itulah penghuni neraka,
kekal mereka di dalamnya
(QS Al Baqarah 2 : 38-39)
Manusia
adalah mahluk paling sempurna yang pernah diciptakan oleh Allah SWT.
Kesempurnaan yang dimiliki oleh manusia merupakan suatu konsekuensi
fungsi dan tugas mereka sebagai khalifah dimuka bumi ini. Al-Quran
menerangkan bahwa manusia berasal tanah dengan mempergunakan
bermacam-macam istilah, seperti : Turab, Thien, Shal-shal, dan Sualalah.
Hal
ini dapat diartikan bahwa jasad manusia diciptakan Allah dari
bermacam-macam unsur kimiawi yang terdapat dari tanah. Adapun
tahapan-tahapan dalam proses selanjutnya, Al-Quran tidak menjelaskan
secara rinci. Akan tetapi hampir sebagian besar para ilmuwan berpendapat
membantah bahwa manusia berawal dari sebuah evolusi dari seekor
binatang sejenis kera, konsep-konsep tersebut hanya berkaitan dengan
bidang studi biologi. Anggapan ini tentu sangat keliru sebab teori ini
ternyata lebih dari sekadar konsep biologi. Teori evolusi telah menjadi
pondasi sebuah filsafat yang menyesatkan sebagian besar manusia. Dalam
hal ini membuat kita para manusia kehilangan harkat dan martabat kita
yang diciptakan sebagai mahluk yang sempurna dan paling mulia.
Walaupun
manusia berasal dari materi alam dan dari kehidupan yang terdapat di
dalamnya, tetapi manusia berbeda dengan makhluk lainnya dengan perbedaan
yang sangat besar karena adanya karunia Allah yang diberikan kepadanya
yaitu akal dan pemahaman. Itulah sebab dari adanya penundukkan semua
yang ada di alam ini untuk manusia, sebagai rahmat dan karunia dari
Allah SWT. {“Allah telah menundukkan bagi kalian apa-apa yang ada di
langit dan di bumi semuanya.”}(Q. S. Al-Jatsiyah: 13). {“Allah telah
menundukkan bagi kalian matahari dan bulan yang terus menerus beredar.
Dia juga telah menundukkan bagi kalian malam dan siang.”}(Q. S. Ibrahim:
33). {“Allah telah menundukkan bahtera bagi kalian agar dapat berlayar
di lautan atas kehendak-Nya.”}(Q. S. Ibrahim: 32), dan ayat lainnya yang
menjelaskan apa yang telah Allah karuniakan kepada manusia berupa
nikmat akal dan pemahaman serta derivat (turunan) dari apa-apa yang
telah Allah tundukkan bagi manusia itu sehingga mereka dapat
memanfaatkannya sesuai dengan keinginan mereka, dengan berbagai cara
yang mampu mereka lakukan. Kedudukan akal dalam Islam adalah merupakan
suatu kelebihan yang diberikan Allah kepada manusia dibanding dengan
makhluk-makhluk-Nya yang lain. Dengannya, manusia dapat membuat hal-hal
yang dapat mempermudah urusan mereka di dunia. Namun, segala yang
dimiliki manusia tentu ada keterbatasan-keterbatasan sehingga ada
pagar-pagar yang tidak boleh dilewati.
Dengan
demikian, manusia adalah makhluk hidup. Di dalam diri manusia terdapat
apa-apa yang terdapat di dalam makhluk hidup lainnya yang bersifat
khsusus. Dia berkembang, bertambah besar, makan, istirahat, melahirkan
dan berkembang biak, menjaga dan dapat membela dirinya, merasakan
kekurangan dan membutuhkan yang lain sehingga berupaya untuk
memenuhinya. Dia memiliki rasa kasih sayang dan cinta.
Jadi
sebenarnya kita semua ini adalah sama,keturunan Nabi Adam as..dan
didalam al Qur'an diterangkan secara rinci tentang pembuatan manusia (
atas kehendak-NYA ),dimulai dari air mani antara perempuan dan
laki-laki,terbentuknya janin,terbentuknya tulang dan daging,hingga
ditiupkannya ruh kedalam jasad dan sampai akhirnya lahir ke alam dunia
ini.
Masih
banyak jaman sekarang ini manusia,terutama muslim yang masih mau
diperbodoh akan sejarah manusia purba dan teori darwin..masih ada yang
mengatakan kalau manusia itu dulunya adalah seekor kera yang
berevolusi..bagi yang beragama islam (muslim ) khususnya dan seluruh
umat lainnya ( umumnya ),sudah jelas sekali Nabi Adam as adalah manusia
pertama dibumi ini dan sudah sempurna ( baik itu bentuk,akal, )..jadi
manusia purba dan teori darwin itu hanyalah dongeng tidur saja alias
bohong..sebagai umat muslim marilah kita kembali kepada kitab suci
al-qur'an,karena pedoman hidup kita adalah al-qur'an ( dalam segi apapun
dan aspek apapun itu ),al-qur'an adalah jawabannya.